Akbar: Bukti JK Lebih Pentingkan Diri Sendiri Daripada Partai

Hasil Quick Count Jelek

Akbar: Bukti JK Lebih Pentingkan Diri Sendiri Daripada Partai

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 19:57 WIB
 Akbar: Bukti JK Lebih Pentingkan Diri Sendiri Daripada Partai
Jakarta - Perolehan suara pasangan JK-Wiranto dalam Pilpres 2009 yang buruk menunjukkan bahwa mesin politik Golkar di daerah tidak berjalan optimal. Hal ini juga bukti kongkrit bahwa JK lebih mementingkan diri sendiri ketimbang partai.

Hal tersebut diungkapkan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung, dalam perbincangan dengan detikcom melalui telepon, Rabu (8/7/2009).

Akbar menjelaskan, kondisi ini berawal dari kekecewaan daerah terhadap JK selaku ketua umum, khususnya terkait penetapan capres. JK tidak pernah melibatkan infrastruktur partai, khususnya DPD tingkat II, dalam penetapan capres.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Akbar, buruknya hubungan antara daerah dan pusat menyebabkan Partai Golkar salah mengambil keputusan. Akibatya Partai Golkar memaksakan diri mencalonkan JK sebagai capres.

"Padahal aspirasi yang berkembang saat itu dari arus bawah, Partai Golkar sebaiknya melanjutkan koalisi dengan Partai Demokrat. Sebab saat ini perolehan suara Golkar di Pileg juga turun, jauh dari target yang digembar-gemborkan pusat," ujar Akbar.

Dan di sisi lain, kata Akbar, Partai Demokrat membuka peluang berlangsungnya koalisi tersebut dengan syarat Partai Golkar tidak hanya mengajukan satu nama. Namun permintaan PD tersebut dinilai JK sebagai tekanan sehingga dia maju sendiri sebagai capres.

"Ini kan bukti dia mementingan kepentingan politik pribadi ketimbang partai. Ini semua berdampak pada infrastruktur partai. Dukungan terhadanya pun buruk," tegas Akbar.

Menurut Akbar, seharusnya JK menghargai aspirasi daerah sebagaimana terjadi dalam Pemilu 2004. Pada saat itu, capres Partai Golkar ditetapkan melalui konvensi yang tidak hanya melibatkan DPD tingkat I tapi juga DPD tingkat II.

"DPD tingkat II merasa ikut menetapkan sebuah produk keputusan parpol. Dengan demikian, mereka akan mempunyai tanggung jawab untuk menyukseskan keputusan tersebut," tegas Akbar.

(djo/yid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads