"Sudah semua. Kecuali yang di Yahukimo dan Timika, dan apa gitu. Pokoknya ada 3-lah. Itu hambatannya, terlambat karena cuaca. Sama dengan Pileg yang lalu. Informasinya ada 90 distrik di Yahukimo," ujar ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Abdul Hafiz Anshary.
Hal itu disampaikan Hafiz di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2009) usai melakukan tinjauan ke TPS-TPS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara keseluruhan, tidak ada hambatan yang berarti. Kecuali di Pemalang, Jawa Tengah. Jumlah pemilih tidak terdaftar, melebihi persediaan surat suara kita sekitar 2 ribu orang," imbuhnya.
Namun hal itu bisa diatasi dengan mengirimkan logistik dari kabupaten untuk surat suara ulang Pilpres. Menurutnya, tidak ada daerah lain yang mengalami seperti yang di Pemalang karena tidak terlalu banyak yang menggunakan KTP untuk mencontreng.
Bagaimana dengan di Bone, Sulawesi Selatan yang kabarnya ada surat suara dicontreng lebih dulu?
"Nanti kita cek. Apakah salah percetakan atau dicontreng oknum tertentu, itu bisa dipidana," jawab Hafiz.
Perhitungan Ulang Pileg
Sementara untuk perhitungan ulang Pemilihan Legislatif (Pileg) di 3 kabupaten di Indonesia, hanya Nias Selatan, Sumatera Utara yang bisa dilaksanakan bersamaan dengan Pilpres hari ini.
Sedangkan kabupaten lainnya yaitu Rokan Hulu, Riau akan dilaksanakan tanggal 16 Juli 2009 karena tidak siap hari ini.
Sedangkan untuk Kabupaten Yahukimo, Papua belum ada kepastian karena logistik masih belum terdistribusi merata di sana. (nwk/ken)











































