"Secara nasional, SBY-Boediono memperoleh suara 60,70 persen. Sementara di masing-masing provinsi atau di 33 provinsi perolehannya di atas 20 persen," kata Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam jumpa pers Quick Count LSI 'Satu Putaran atau Dua Putaran' di Hotel Sari Pan Pacific, Jl Thamrin, Jakarta, Rabu (8/7/2009).
Namun Denny mengatakan, pihaknya hingga kini belum menerima laporan secara lengkap hasil quick count di sejumlah wilayah lainnya. Hanya saja ada 7 provinsi yang masuk quick count-nya yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jateng, perolehan suara SBY-Boediono 52,80 persen, Mega-Prabowo 38,24 persen dan JK-Wiranto 8,97 persen. Jatim, perolehan suara SBY 59,68 persen, Mega-Prabowo 30,83 persen dan JK-Wirantop 9,50 persen. Sumut perolehan suara SBY-Boediono 68,11 persen, Mega-Prabowo 26,42 persen dan JK-Wiranto 5,47 persen. Dan di Sulsel, perolehan SBY-Boediono 33 persen, Mega-Prabowo 3,55 persen dan JK-Wiranto 63,45 persen.
Denny juga menjelaskan, data quick count yang diterima adalah dua jam setelah TPS ditutup. LSI sendiri melakukan quick count di 2.000 TPS di 33 Provinsi dengan menggunakan multi stage random sampling, margin of error kurang lebih 1 persen dan pegiriman data melalui sms ke server.
"Itulah kenapa quick count kita lebih cepat," tandasnya. (zal/ken)











































