"Kalau belum siap tidak usah menggelar tabulasi SMS. Ini akan jadi proyek gagal lagi," kata Direktur Utama CETRO, Hadar Navis Gumay di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2009).
Hadar menjelaskan, persiapan KPU untuk menggelar tabulasi SMS pilpres, jauh dari sempurna. Masih banyak kabupaten/kota yang belum mendaftarkan diri.
"Sekarang mau ada SMS nggak siap, baru 10 persen Kab/Kota yang sudah registrasi," ujar Hadar.
Hal ini, menurut Hadar, hanya menambah potret buram KPU saja. "Nggak usah diterusin saja SMS ini, nanti dua kali dia gagal, memalukan. Merusak citra pemilu," kata pria berkacamata ini.
Hadar berharap KPU belajar dari kesalahan masa lalu. Persiapan yang tidak optimal harus jadi pembelajaran.
"Saya kira belum kapok juga Borobudur (tabulasi ) gagal, ada MK, dari awal dia nggak usah ngerjain," cetus dia.
(van/aan)











































