Mega dan JK Sebaiknya Diberi Waktu untuk Terima Kekalahan

Mega dan JK Sebaiknya Diberi Waktu untuk Terima Kekalahan

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 16:25 WIB
Mega dan JK Sebaiknya Diberi Waktu untuk Terima Kekalahan
Jakarta - Quick count memprediksi JK-Wiranto dan Mega-Prabowo kalah dari SBY-Boediono dalam 1 putaran pilpres. JK dan Mega sebaiknya diberi waktu untuk menerima kekalahan, sedangkan SBY diminta bersikap lebih rendah hati.

"Indonesia bukan Amerika. Di Indonesia butuh waktu untuk menerima kekalahan. Jadi sebaiknya kita beri waktu kepada mereka," kata sosiolog UI Imam Prasojo di studio 1 TransCorp, Jl Kapten Tendean, Jakarta, Rabu (8/7/2009).

Terlebih hasil yang ada sekarang masih merupakan prediksi quick count. Secara formal semua pihak perlu menunggu penghitungan manual KPU.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sudah hasil akhir saya kira Pak JK dan Bu Mega akan memberi ucapan selamat. Tidak terlalu bijak kalau kita sekarang terlalu mendesak. Saya yakin mereka semua negarawan," imbuh Imam.

Hal serupa diamini oleh pakar marketing Rhenald Kasali. Menurutnya, tradisi politik di Indonesia lain dengan Amerika.

"Di Amerika McCain langsung mengatakan kepada Obama, beberapa saat lalu Anda lawan saya, tapi sekarang Anda presiden saya. Di Indonesia butuh waktu," kata Rhenald.

Dia menambahkan, SBY selaku pemenang diharapkan lebih proaktif untuk bersikap negarawan dan rendah hati. Sebab jika tidak dikhawatirkan justru menyebabkan hal-hal negatif bagi bangsa.

"Saya harapkan justru dari yang menang untuk rendah hati, tidak mentang-mentang. Kerendahan hati itu akan merekatkan yang lain. Jika menyampaikan hal-hal negatif justru akan menyebabkan defensif, lalu ofensif, dan kemudian agresif," ucap profesor ini. (sho/nrl)


Berita Terkait