"Kami tidak percayai hasil tersebut. Quick count itu sengaja dibuat di tempat tetentu untuk justifikasi adanya upaya memenangkan Pilpres secara tidak terhormat," kata Tim Suksek JK-Wiranto, Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Rabu (8/7/2009).
Yuddy mengatakan, lembaga quick count diduga kuat merupakan bagian dari tim kampanye SBY-Boerdiono. Lembaga ini sejak jauh-jauh hari sebelumnya digunakan untuk mempropagandakan 1 putaran dan menempatkan JK di posisi terbuncit dan SBY di atas 50 persen.
Menurut Yuddy, Tim Sukses JK-Wiranto lebih percaya kepada para relawan tim kampanye mereka yang ada di daerah. Hasilnya diperkirakan baru akan diketahui sekitar pukul 20.00 WIB nanti malam.
"Pegangan kita, laporan dari tim kampanye daerah dan relawan dari TPS. Nanti di atas jam 8 malam," imbuh Yuddy.
(anw/iy)











































