Untung Ada Paspor, Nggak Jadi Golput

Laporan dari Malaysia

Untung Ada Paspor, Nggak Jadi Golput

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 13:16 WIB
Untung Ada Paspor, Nggak Jadi Golput
Malaysia - Antusiasme masyarakat Indonesia di Malaysia cukup besar untuk memilih dalam Pilpres 2009 menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membolehkan penggunaan paspor bagi WNI yang tidak terdaftar dalam DPT.

Seperti yang terlihat di KBRI Kuala Lumpur, Jalan Tun Abdul Razak. Pantauan detikcom, hingga pukul 12.00 waktu setempat, Rabu (8/7/2009), semakin siang semakin ramai warga Indonesia yang datang untuk memilih.

Tidak saja warga yang sudah lama menetap, tetapi WNI yang kebetulan sedang melakukan kunjungan sementara ke Kuala Lumpur pun menyempatkan waktu mampir untuk menyalurkan hak suaranya.

"Beruntungnya ada keputusan MK. Tadinya kami sudah pasrah saja tidak bisa memilih karena saya tidak terdaftar di sini dan tidak membawa surat pengantar dari PPS di Indonesia," kata Haris, mahasiswa program Magister Manajemen Teknologi dari Institut Teknologi Surabay (ITS) saat berbincang-bincang dengan
detikcom.

Haris mengaku sedang melakukan kunjungan ke Malaysia dan Singapura bersama 40 orang rekannya dari ITS. Mereka sengaja pergi ke KBRI untuk memilih sebelum melanjutkan program kunjungan.

Hal yang sama juga dilakukan Sumita, salah seorang peserta Pameran Kopi di Kuala Lumpur. Dia bersama 10 orang rekannya ramai-ramai mendatangi TPS di KBRI.

"Kami menggunakan paspor untuk bisa memilih. Syukur ada keputusan dari MK. Jadi kami mampir. Soal pilihan, itu rahasia," ujar Sumita.

Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar mengatakan, PPLN Kuala Lumpur telah bersiap mengantisipasi adanya lonjakan tambahan pemilih.

"Kita sudah siap, kan ada cadangan 2 persen surat suara tambahan dari total surat suara berdasarkan DPT. Saya yakin bisa mencukupi," kata Dai dalam jumpa pers.

Menurut mantan Kapolri ini, partisipasi pemilih pada Pilpres berbeda dengan Pilleg lalu. Perbedaan itu terletak pada tingkat kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi memilih.

"Kalau dalam Pilleg kemarin, mereka datang karena dimobilisasi partai politik. Sekarang lebih baik karena kesadaran sendiri. Ini sangat baik," ujarnya.

Di Malaysia, DPT total mencapai 450.969 orang di mana DPT Kuala Lumpur mencapai 230.084 orang yang terdiri 189.150 orang melalui pos dan 43.918 melalui drop box di 206 titik. Sedangkan sisanya memilih melalui TPS.

(rmd/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads