"Ya itu kan ngawur. Mau mempengaruhi rakyat itu. Jelek tabiatnya," ujar Prabowo di kediaman Mega, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2009).
Mantan Danjen Kopassus itu belum mengetahui upaya yang akan dilakukannya menanggapi quick count kepagian. "Nanti kita lihat rakyat maunya bagaimana," katanya.
Prabowo mengaku belum terlalu memantau pelaksanaan Pilpres. Dia yakin akan masuk dua putaran bila Pilpres adil.
"Kalau tidak ada kecurangan dua putaran," kata Prabowo yang mengenakan batik coklat itu.
(nik/iy)











































