"Kita sangat optimis, konstituen yang kami miliki memilih Pak SBY. Ini momentum bagi beliau. Tinggal berdoa dan menunggu hasilnya," kata Muhaimin di TPS 005, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (8/7/2009).
Terkait dengan menyontreng bermodal KTP, Muhaimin berharap tidak ada KTP palsu atau pun KTP dadakan. Sebab dapat merancukan proses pemilu.
"DPT ganda menyangkut waktu yang pendek. Pencoretannya bisa di lokasi. Kata kuncinya tinta ini harus dijaga. Bisa tahan seminggu atau 2 minggu supaya tidak luntur. Yang dikhawatirkan, ada KTP palsu dan KTP baru yang menambah kecurangan," ujar Muhaimin yang mengenakan batik warna hijau tua.
Pria yang akrab disapa Cak Imin ini akan meluncur ke Cikeas, Bogor, Jawa Barat, saat penghitungan suara.
(Ari/aan)











































