Mbak Tutut beserta keluarga tiba di TPS tersebut, Rabu (8/7/2009) dengan menumpang mobil Alphard. Selama menunggu giliran, Mbak Tutut terus terlihat menggendong cucunya. Hanya saat mencontreng saja, ia titipkan cucunya kepada salah satu kerabatnya.
Usai mencontreng, Mbak Tutut langsung ngeloyor pergi. Namun ia langsung diingatkan oleh petugas PPS agar terlebih dahulu mencelupkan jarinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"O iya maaf saya lupa," ujar Mbak Tutut sambil tersenyum.
Mbak Tutut enggan menebak siapa yang akan menjadi juara dalam pilpres kali ini. Ia juga mengelak saat ditanya tentang kemungkinan hadirnya dua putaran.
"Yah embuh (tidak tahu), saya bukan ahli nujum," kilahnya.
Mantan Mensos ini menolak menyebutkan kandidat nomor berapa yang dia contreng. "Pilih yang terbaik bagi bangsa dan negara," elaknya.
Β
Sebelumnya, Sekda DKI Jakarta Muhayat terlihat memantau TPS tersebut. Namun kehadiran Muhayat hanya sebentar dan langsung meninjau beberapa lokasi lainnya. (mok/nrl)











































