"Dari pantauan kami, Pemilu saat ini, berjalan cukup baik. Semua warga negara yang punya hak, sudah dibuka dan tidak dihalang-halangi. Semua prosedur yang dulu tertutup sudah kita buka," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.
Hal itu diungkapkan Mahfud MD usai mencontreng di kampung halamannya, di tempat pemungutan suara (TPS) 68 Dusun Sambilegi, Desa Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (8/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan demikian, ini sudah relatif fair. Apa pun hasilnya, harus kita terima denrgan baik. Saat ini dunia luar sudah bisa menilai, mengenai Indonesia. Pelaksanaan Pilpres saat ini nilainya 7. Bisa naik menjadi 8. Sehingga jangan turun menjadi 6," ujar Mahfud yang mengenakan batik merah itu.
Dalam pertemuan dengan para capres-cawpares kemarin, imbuhnya, para peserta Pilpres sudah sepakat untuk tidak berperkara kecuali ada peristiwa luar biasa dan masif. Soal adanya perbedaan perhitungan cepat yang diadakan beberapa lembaga survei, sejauh tidak memunculkan masalah, maka disepakati tidak akan berperkara.
"Namun saat ini MK tetap menyiapkan bila nanti ada yang berperkara. Dan kita bergembira kalau kita tidak berperkara," tandas Mahfud.
Mahfud menuju ke TPS yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya itu sekitar pukul 08.00 WIB. Mahfud ditemani istrinya serta kedua putranya, Roihan Akbar dan Tina Amalia.
(nwk/nrl)











































