Asap Kepung Pencontrengan di Pekanbaru

Pilpres 2009

Asap Kepung Pencontrengan di Pekanbaru

- detikNews
Rabu, 08 Jul 2009 09:02 WIB
 Asap Kepung Pencontrengan di Pekanbaru
Pekanbaru - Pelaksaan pilpres di Pekanbaru diwarnai kabut asap tebal. Bandara setempat sempat menutup aktivitasnya.

Rabu (8/07/2009) lagi-lagi udara di Pekanbaru tidak bersahabat. Kabut asap tebal imbas dari kebakaran lahan yang tak bisa diatasi Pemprov Riau masih menjadi bencana yang berkepanjangan.

Sejak pagi hari, kabut asap tebal ini membuat jarak pandang terbatas. Misalnya saja di Kecamatan Tampan, pagi sekitar pukul 06.30 WIB jarak pandangan hanya 500 meter. Bagi kendaraan terpaksa menyalakan lampu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, akibat kabut asap tebal ini telah mengganggu aktivitas di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II di Pekanbaru. Aktivitas bandara sempat ditutup selama satu jam.

Walau saat ini Pekanbaru dikepung asap tebal, namun aktivitas warga tetap berjalan normal. Kabut asap tidak menyurutkan warga untuk menggunakan hakl suaranya ke TPS.

"Walau kabut asap, kita tetap pergi nyontreng juga. Asapkan bukan hal yang aneh di Riau ini. Malah sudah menjadi santapan warga saban tahun. Mana ada yang perduli untuk mengatasi kebakaran lahan di Riau ini," kata Ahmad Husein warga Panam, Pekanbaru kepada detikcom.

Menurut Airport Duty Manager, Ibnu Hasan, kabut asap ini telah membuat jarak pandang terbatas dibawah 800 meter. Kondisi itu sesuai dengan aturan penerbangan, bandara wajib menutup aktivitas sampai jarak pandang normal di atas 1 Km.

"Jarak pandang terbatas ini, membuat penerbangan Mandala tujuan Jakarta sempat tertunda. Sesuai jadwal seharusnya terbang ke pukul 07:00 harus tertunda selama tiga puluh menit," kata Ibnu.

Menurutnya, diatas pukul 07:30 WIB, jarak pandang di bandara kembali normal. "Hanya ada satu penerbangan yang sempat kita tunda keberangkatannya karena jarak pandang yang terbatas," kata Ibnu.

(cha/djo)


Berita Terkait