"Berita yang tadinya tidak ada, menjadi ada. Nanti setelah 8 Juli saya akan sampaikan," kata capres SBY di sela dzikir di kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor, Selasa (7/7/2009).
Penyebaran isu negatif itu ada yang melalui media massa dan SMS. Khusus kepada massa pendukungnya SBY ingatkan untuk tidak termakan berbagai kabar bohong yang mereka dapati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modus penyebaran idu negatif dan fitnah yang berlangsung tersebut sama dengan kejadian lima tahun. Sama seperti sekarang pada masa tenang Pilpres 2004, SBY dan keluarga juga diterpa berbagai kabar negatif.
Secara tak langsung ini menunjukkan masih ada orang-orang yang menggunakan fitnah untuk mencapai keberhasilan. Karenanya di acara dzikir bersama ini SBY mengajak para hadirin berdoa agar penyebar fitnah bisa mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.
"Kasihan juga mereka itu, setiap pagi bangun tidur langsung berpikir fitnah apa lagi yang harus dibuat hari ini," ujar SBY disambut tawa lima ribuan jemaah Majelis Ta'lim Nurussalam.
(lh/mad)











































