"Seperti biasa, Pak SBY setelah beres baru muncul. Ke mana saja SBY selama ini?" kata Direktur Lembaga Riset Informasi (LRI) Johan Silalahi di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2009).
Menurut Johan, hal itu membuktikan SBY tak punya rasa tanggung jawab dan telah menurunkan tingkat elektabilitas capres nomor 2 itu.
"Pak JK dan Bu Mega lah yang diuntungkan dengan kejadian tersebut.
Masyarakat mengapresiasi mereka," kata Johan.
Johan menambahkan, SBY sebaiknya segera meminta maaf kepada rakyat. Sebab carut marutnya pemilu selama ini tak lepas dari tanggung jawab pemerintah.
"Ini ditangkap publik SBY melempar tanggung jawab. Masa seorang presiden tidak pernah mengatakan saya yang bertanggung jawab," tegas Johan.
(sho/aan)











































