Tak Percaya Capres-Cawapres, Mahasiswa Semarang Aksi Tutup Mulut

Tak Percaya Capres-Cawapres, Mahasiswa Semarang Aksi Tutup Mulut

- detikNews
Selasa, 07 Jul 2009 16:46 WIB
Tak Percaya Capres-Cawapres, Mahasiswa Semarang Aksi Tutup Mulut
Jakarta - Mahasiswa Undip dan Unnes Semarang menilai capres-cawapres dinilai tak punya komitmen terhadap perbaikan bangsa. Mereka menggelar aksi tutup mulut sebagai bentuk protes.

Aksi digelar di pintu gerbang Kampus Undip Pleburan, Jl. Imam Bardjo Semarang, Selasa (7/7/2009). Para mahasiswa menutup mulut dengan lakban warna hitam. Mereka membawa poster-poster kecaman terhadap janji manis para capres-cawapres.

Satu mahasiswa yang mulutnya tidak ditutup lakban berorasi. "Sampai detik ini, tidak ada satu pun capres-cawapres yang berani menandatangani kontrak politik mahasiswa yang disebut Tujuh Gugatan Rakyat," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden BEM KM Undip, Yudha Prakasa mengatakan, tujuh gugatan itu adalah nasionalisasi aset strategis, pendidikan dan kesehatan berkualitas, kepastian hukum, kedaulatan pangan, ketersediaan sembako, reformasi birokrasi, dan keselamatan lingkungan hidup.

"JK dan Megawati menerima kontrak ini, tapi tak mau tanda tangan. Karena itu, saat ini kami tak percaya capres-cawapres," katanya.

Orasi dilakukan bergantian. Setelah dirasa cukup, mereka mengakhiri aksinya dengan bersujud ke arah barat.

Sejumlah polisi berjaga, tapi mereka tak sampai mendatangi lokasi aksi. Para polisi berada di Bundaran Air Mancur, sekitar 150 meter dari kampus. Alhasil, aksi tersebut tak sampai dibubarkan aparat.


(try/djo)


Berita Terkait