"Alhamdullilah sejak semalam saya sudah keluar dari RSCM dan sekarang sedang menjalani rawat jalan di rumah. Soal Pilpres besok, saya tidak akan datang ke TPS untuk menggunakan hak pilih saya karena masih banyak kecurangan yang dilakukan KPU terutama masalah DPT," kata Gus Dur dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (7/7/2009).
Menurut mantan ketua umum PBNU ini masih banyak warga yang seharusnya bisa memilih tetapi terhalangi oleh karena kinerja KPU yang tidak independen. Karena itulah, keputusan penggunaan KTP dan Paspor itu hanyalah pemanis bibir semata karena tidak akan efektif dan berguna dilapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gus Dur menilai, tidak efektifnya keputusan MK yang memungkinkan pemilih yang tak terdaftar dalam DPT bisa mengunakan haknya dengan menunjukkan KTP karena sosialisasi keputusan itu dan aturan teknisnya susah dilakukan akibat mepetnya waktu.
"Waktu sosialisasi yang mepet dan aturan penggunaan KTP yang juga tidak mudah, seperti pemberlakuan waktu tertentu yang dibatasi bagi pemegang KTP. Namun demikian, kepada warga PKB seluruh Indonesia dipersilahkan menggunakan hak pilihnya sesuai keyakinan masing-masing," pungkas Mbah Dur ini.
(yid/ndr)











































