"Lebih mudah mengatakan bahwa pemilu akan berlangsung 2 putaran dari pada berlangsung 1 putaran," kata Yudi dalam diskusi publik membedah akurasi hasil survei dan prediksi Pilpres di restoran 'Gado-gado Boplo', Jl Gereja Theresia, Jakarta, Selasa (7/7/2009).
Yudi lalu memaparkan hasil penelitiannya, popularitas SBY, khususnya di Jawa berkisar pada angka 31 persen, sementara popularitas non SBY 29 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut menurutnya, di kawasan Indonesia Timur, dan Aceh ada kecenderungan mereka memilih PD karena beranggapan akan tetap berpasangan dengan JK. "Massa ini akan lari, sama halnya di Aceh juga terjadi yang demikian. Jadi lebih mudah memperkirakan terjadi 2 putaran dibanding 1 putaran," kata Yudi.
Sementara terkait keberadaan lembaga survei, menurut Yudi, berdasarkan fakta ada lembaga quick count dibiayai oleh suatu lembaga tertentu yang sama. "Ada pemusatan pendanaan," tutupnya.
(ndr/iy)











































