"Pengamanan TPS, sejak Pemilihan Legislatif jajaran Polda Metro Jaya selalu menerapkan Siaga I untuk jajaran Polda. Artinya kita memang menyiapkan kekuatan penuh untuk menyiapkan pelaksaanaan Pileg maupun Pilpres," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (7/7/2009).
Polda sudah melakukan apel besar, dengan mengerahkan seluruh kekuatan baik dari Polri maupun TNI, dan diturunkan ke seluruh wilayah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khusus dari TNI, Kodam Jaya sudah menyerahkan pasukan 1.330 personel TNI, untuk diperbantukan di bawah komando kendali Polda dan didelegasikan langsung ke bawah dalam tindakan polisioner dalam rangka pengamanan pemilu.
"Seluruh TPS di wilayah hukum Polda Metro ada 30 ribu lebih, dari yang 30 ribu lebih itu yang rawan 1 sekitar 125, dan rawan 2 ada 17," terangnya.
Untuk klasifikasi rawan ini, yakni perlu mekanisme khusus dalam penanganannya. Misalnya untuk rawan 1 ,apabila dalam waktu 1 jam terjadi sesuatu, maka kurang dari 1 jam wiayah itu bisa diback up dengan kekuatan penuh.
Ada dugaan kerawanan sabotase? "Enggak ada itu, kata siapa," tutupnya.
(ndr/iy)










































