"KPU harus hati-hati untuk daerah urban, yang secara lebih khusus ada universitas atau sekolah, karena banyak para pelajar dan juga pabrik-pabrik, yang lingkungan padat, banyak masyarakat migran," kata Direktur Eksekutif Center for Electoral Reform (CETRO) Hadar Gumay saat dihubungi melalui telepon, Selasa (7/7/2009).
Walau secara keseluruhan surat suara cukup, tapi untuk di daerah-daerah tertentu bisa saja akan mengalami kekurangan. "Kalau KPU tidak bisa menghandlenya akan ada kemarahan dan protes di tempat yang bersangkutan," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dia memprediksi bila Pilpres kali ini, dengan total pemilih terdaftar sekitar 176 juta, tingkat partisipasi masyrakat hanya berkisar pada angka 80 persen.
"Partisipasinya hanya bertambah sedikit dari Pemilu Legislatif lalu yang hanya 71 persen dari 171 juta pemilih. Surat suara secara keseluruhan juga akan cukup, karena di dalam DPT kan ada banyak penggelembungan, pencatatan ganda, orang pindah, belum berusia cukup, dan lain-lain," jelasnya.
Apa yang membuat penambahan ini terjadi? "Demam Pilpres lebih terasa, misalnya saja melalui debat kemarin, informasinya banyak warga yang antusias menyaksikan," tutupnya.
(ndr/iy)










































