"Ini suatu terobosan positif agar tidak stagnan dan adanya ketidaklengkapan jalannya Pilpres nanti," kata Megawati di ruang VIP Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (6/7/2009).
Megawati mengatakan, dorongan yang dilakukannya bersama-sama pasangan JK-Wiranto bukanlah didasari oleh kepentingan pribadi, tetapi untuk memperjuangkan hak pilih rakyat yang dijamin konstitusi.
"Ini bukan masalah 2 pasang, ini hak kedaulatan rakyat," tegasnya.
Mega mengatakan, proses pemilihan langsung seharusnya dijadikan pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia dalam menerapkan sistem demokrasi, dan bukan semata-mata dijadikan alat menuju kekuasaan.
"Pemilu bukan suatu akhir, tapi sarana menegakkan demokrasi," pungkasnya.
(lrn/nrl)











































