"Sudah siaga satu sejak kemarin tetapi dalam kaitannya pada masa pemilu," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Nanan Soekarna, ketika dihubungi wartawan, Senin (6/7/2009).
Menurut Nanan, pemberlakuan siaga satu dilakukan hingga saat hari pemungutan suara, yaitu 8 Juli nanti. Usai melewati masa pemungutan suara, maka status yang berlaku menyesuaikan situasi yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu ketika ditanya, apakah Mabes kembali memberlakukan siaga satu ketika terjadi bentrok pada masa penghitungan suara. Nanan mengatakan akan ada penyesuaian.
"Itu sesuai dengan kontingensi (tingkat kegentingan) yang terjadi," imbuh mantan Kapolda Sumut tersebut.
Mabes Polri mengarahkan dua per tiga pasukannya atau sekitar 246.034 personel untuk mengamankan pilpers. Selain itu polisi juga akan mendapat bantuan sebanyak 24.260 personel dari TNI untuk menjaga sekitar 451.182 TPS.
(ddt/iy)











































