"Sekarang waktu sudah mepet dan ini jadi krusial. 3 Bulan sebelumnya kenapa tidak dimanfaatkan tetapi justru menjelang 2-3 hari menjelang hari H dipermasalahkan, ini ada apa?" ujar Sekjen Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie saat ditemui di Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2009).
Marzuki mengatakan, masyarakat sebenarnya selama ini sudah diberi kesempatan untuk mendaftar sebagai pemilih. Jika ada yang memiliki KTP namun luput dari pendataan, lanjut Marzuki, semestinya masyarakat itu yang proaktif mendaftar.
"Manakala waktu pendaftarannya habis, ya sudah. Kecuali masyarakat tidak diberikan hak," kata Marzuki.
Salah satu wakil sekretaris di Tim Sukses SBY-Boediono ini mengatakan, pihaknya juga ikut meminta perbaikan DPT Pilpres, dan sudah dilakukan sejak 3 bulan yang lalu melalu kader di bawah.
"Misalnya yang double namanya kita minta urusi itu," jelasnya. Namun, setelah selesai dan ditetapkan DPT oleh KPU, menurut Marzuki, pihaknya tidak lagi mempersoalkan.
(Rez/iy)











































