12 Ribu Personel Polda Metro Jaya Mulai Amankan TPS

12 Ribu Personel Polda Metro Jaya Mulai Amankan TPS

- detikNews
Senin, 06 Jul 2009 11:29 WIB
12 Ribu Personel Polda Metro Jaya Mulai Amankan TPS
Jakarta - Pelaksanaan Pilpres tinggal dua hari lagi. Sebanyak 12 ribu personel dari seluruh jajaran Polda Metro Jaya mulai mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kita sudah laksanakan kelanjutan dari Pileg (pemilihan legislatif) untuk diberangkatkan ke TPS-TPS agar pemilihan pemungutan suara Pilpres dalam situasi yang kondusif. Hari ini juga akan bergeser ke wilayah polres," kata
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Wahyono.

Hal itu diungkapkan Kapolda usai memimpin apel gelar pasukan kesiapan Pemilu 2009 di lapangan Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2009).

Adapun total pasukan yang akan dilibatkan dalam pengamanan pemilu pada hari H-nya sebanyak 16 ribu pasukan. 12 ribu personel disebar di 30.347 TPS. Empat ribu personel disiagakan untuk preventif dan mobile.

"Dua ribu personel disiagakan untuk sewaktu-waktu," katanya.

Sementara itu, pola pengamanan yang diterapkan pada daerah Rawan 1 dan Rawan 2 di 30.347 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pada daerah Rawan 1 terdapat 329 TPS dan 29 TPS di daerah Rawan 2.

Untuk daerah Rawan 1, akan disiagakan 1 polisi ditambah pengamanan Linmas untuk satu TPS. Sedangkan untuk daerah Rawan 2, akan disiagakan 2 polisi untuk setiap TPS.

Kapolda juga menegaskan kesiapannya dalam pelaksanaan Pilpres kali ini. Kesiapan Polda Metro itu dilakukan dengan menggelar Operasi Mantap Brata Jaya.

"Polda Metro awal sudah persiapkan baik Pileg melalui Operasi Mantap Brata. Selain itu gelar operasi misalnya Operasi Brantas, dan lain-lain untuk dukung Operasi Mantap Brata," beber dia.

Kapolda juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk senantiasa menciptakan situasi yang kondusif menjelang Pilpres ini dan tidak mudah terprovokasi. 

"Agar pelaksanaan Pilpres dapat berlangsung secara aman, tertib dan damai sehingga dapat mendukung suasana demokratis. Tidak mudah terprovokasi oleh apa pun," kata Kapolda.

(mei/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini