Massa juga mengecam lembaga survei yang telah partisan dan tidak lagi ilmiah.
"Tidak setuju Pilpres satu putaran. Lembaga survei hanya membodohi," kata salah satu koordinator aksi, Rahman, di depan Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta, Senin (6/7/2009).
Massa sebelumnya berkumpul di Bundaran HI. Lalu, mereka berjalan menuju KPU. Massa membentangkan sejumlah poster antara lain berbunyi "LSI=Lembaga Sesat Indonesia", "Awasi Pemilu, Jangan Curang", dan "Tolak Pilpres Saru Putaran."
"Satu atau dua putaran biarlah rakyat memilih. Jangan dipengaruhi opininya, harus bebas," ujar Rahman.
Aksi yang berlangsung sekitar 40 menit berlangsung tertib. Lalu-lintas di kawasan itu tampak tersendat lantaran sebagian massa berdiri di sebagian badan jalan.
Usai berorasi dan menyampaikan aspirasi, massa bubar dengan sekitar pukul 09.45 WIB.
(Ari/aan)











































