"Sesuai dengan maklumat PP Muhammadiyah, kita ingin wujudkan pilpres yang jujur, adil beradab dan bermartabat dan terhindar dari segala macam kecurangan dan politik uang," kata Din saat jumpa pers di Gedung PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta, MInggu (5/7/2009).
Din menggelar jumpa pers bersama dengan JK-Wiranto dan Mega-Prabowo usai melakukan pertemuan selama kuranglebih satu jam.
"Ini sebuah tradisi yang baik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Para politisi para pemimpin formal yang akan memimpin negara ini bersedia untuk bersilaturrahim dengan kami," kata Din.
Menurut Din, dialog semacam ini sangat penting. Sebagai gerakan dakwah, menurut Din, Muhammadiyah ingin mengawal demokrasi sejak pemilu legislatif lalu hungga pilpres yang akan datang.
Din meminta agar permasalahan DPT bisa diselesaikan dengan memperbolehkan warga bisa menyontreng dengan menunjukkan KTP saja. "Insya Allah KPU setuju," pungkasn Din.
(anw/anw)











































