Front Aktivis 98 Demo LSI, Tolak Gerakan Pilpres Satu Putaran

Front Aktivis 98 Demo LSI, Tolak Gerakan Pilpres Satu Putaran

- detikNews
Minggu, 05 Jul 2009 16:59 WIB
Front Aktivis 98 Demo LSI, Tolak Gerakan Pilpres Satu Putaran
Jakarta - Puluhan orang yang tergabung dalam Front Aktivis 98 menolak gerakan pilpres satu putaran. Penolakan itu dilakukan karena gerakan itu dianggap telah menodai demokrasi.

"Kami menolak gerakan satu putaran karena telah menodai demokrasi," kata Front Aktivis 98, Minggu (5/7/2009).

Hal itu diungkapkan Front Aktivis 98 saat berdemo di gedung Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Jl Pemuda No 70, Jakarta Timur.

Selain itu, massa Front Aktivis 98 ini juga menuntut agar Lembaga Studi Demokrasi (LSD) pimpinan Denny JA yang mengkampanyekan gerakan pilpres satu putaran dibubarkan karena bukan tim kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres.

"Jelas apa yang dilakukan LSD bersifat menghasut danย  mengarahkan masyarakat pemilih untuk memilih salah satu pasangan capres dan cawapres. Dan iklan satu kali putaran itu sudah ditayangkan berkali-kali di sejumlah stasiun TV," katanya.

Menurutnya, tindakan Direktur Eksekutif LSI Denny JA yang mendukung pasangan SBY-Boediono ini juga bisa menggiring opini masyarakat untuk memilih capres dukungannya. "Ini bentuk liberalisasi demokrasi yang telah menodai nilai-nilai pemilu itu sendiri,"lanjutnya.

Oleh karena itu, Front Aktivis 98 juga akan melaporkan Denny JA ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan kepolisian karena dinilai telah melanggar UU No 4 tahun 2008.

"Menilik UU tersebut, apa yang dilakukan Denny JA adalah ilegal sehingga sudah sepatutnya dipermasalahkan karena penggiringan opini satu putaran sudah meresahkan masyarakat," tegasnya.

(mei/nrl)


Berita Terkait