MUI: Zikir Itu Karena Allah, Bukan untuk Kepentingan Lain

SBY Khawatirkan Sihir

MUI: Zikir Itu Karena Allah, Bukan untuk Kepentingan Lain

- detikNews
Minggu, 05 Jul 2009 15:22 WIB
MUI: Zikir Itu Karena Allah, Bukan untuk Kepentingan Lain
Jakarta - Capres SBY mengaku khawatir diserang praktek sihir menjelang pelaksanaan pilpres ini. Untuk itu dia pun rajin berzikir. Namun Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan, berzikir itu diniatkan karena Allah, bukan karena takut akan hal lain.
Β 
"Sebenarnya kalau mau berzikir ya berzikir saja, dan harus niat karena Allah. Bukan karena untuk kepentingan lain. Zikir itu memuji, membesarkan Allah kemudian ada manfaatnya, Insya Allah kalau ingat Allah dilindungi dari bala, bukan dimaksudkan karena menangkis serangan pihak tertentu," kata Ketua MUI Amidhan saat dihubungi melalui telepon, Minggu (5/7/2009).

Amidhan menjelaskan, semestinya tidak sembarang saja membuat pernyataan tentang kekhawatiran sihir itu, karena bagaimana pun hal semacam itu sulit dibuktikan dan khawatir justru menjadi serangan kepada calon lain.

"Ya itu harus dibuktikan padahal susah dibuktikannya. Kalau tidak bisa membuktikannya, itu bisa menjadi tuduhan, tentu dalam tahap pilpres, pihak-pihak lain yang melakukannya," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menegaskan, bagaimana pun, cara-cara sihir itu dilarang agama. "Itu tidak Islami dan berdosa. Saya tidak yakin dari 3 pasangan ini ada yang melakukan itu," tutupnya.

"Wacana" sihir , atau lazim disebut santet/tenung, ini diungkapkan SBY pada Jumat 3 Juli lalu.

"Saat ini adalah musim pemilu presiden dan pemilu wapres. Banyak yang menggunakan ilmu sihir," kata SBY. SBY bercerita pengalamannya menghindari sihir saat akan menghadiri acara debat capres Kamis (2/7) malam di Balai Sarbini, Jakarta.

"Semalam ketika kami akan menghadiri debat capres, saya, istri, pengawal, dan pengemudi sejak keluar dari rumah terus berzikir. Akhirnya kami selamat sampai tujuan," kisahnya.
(ndr/nrl)


Berita Terkait