"PKS sangat menyesalkan pencantuman PKS dalam iklan yang bertendensi mendukung pasangan Pilpres JK-Wiranto. PKS tidak pernah diajak bicara dan diminta persetujuan oleh FUI," ujar PKS dalam rilisnya yang diterima hari Sabtu (4/7/2009).
PKS menegaskan, tidak pernah menyatakan bergabung dengan FUI. Untuk itu PKS meminta iklan yang dimuat sebesar seperempat halaman koran itu diralat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iklan FUI itu hari ini ditampilkan seperempat halaman di Harian Republika. Iklan yang bertajuk 'Piagam Umat Islam' itu bertuliskan 'Menitipkan amanat umat Islam kepada Capres HM Jusuf Kalla dan Cawapres H Wiranto'.
Ada 5 poin yang diamanatkan kepada JK-Wiranto. Piagam itu ditandatangani pada 25 Juni 2009 oleh Sekjen FUI KH Muhammad Al Khaththath. Di bagian paling bawah dicantumkan siapa saja yang tergabung dalam FUI.
Selain PKS, ada juga partai pendukung SBY-Boediono yang lain seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Tertulis juga Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah dan puluhan ormas Islam lainnya.
(nwk/nwk)










































