"Hari-hari terakhir ini saya minta Saudara waspada karena banyak sekali fitnah, kampanye hitam yang diarahkan kepada SBY-Boediono," kata SBY saat berorasi dengan berapi-api di depan massa pendukungnya dalam kampanye terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (4/7/2009).
Terhadap fitnah-fitnah itu, SBY mengajak pendukungnya untuk bersabar. "Saya mengajak mari sabar, tabah, tegar, jangan ikut-ikutan, jangan mudah percaya, sambil mendoakan yang menyebarkan fitnah diberikan hidayah dan dibimbing ke jalan yang benar," sentil SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY juga meminta kepada tim pendukungnya agar segera menurunkan baliho dan spanduk SBY-Boediono, karena mulai Minggu (5/7/2009) sudah memasuki hari tenang.
Dalam orasinya, SBY berpidato dengan suara lantang dan menggelegar. Hal yang sama juga dilakukan oleh cawapres Boediono. Bahkan, Boediono juga terlihat selalu menggerakkan tangan dan mengarahkan telunjuknya ke arah massa.
Kampanye puncak di GBK ini berakhir setelah SBY mengakhiri orasinya pada pukul 17.25 WIB. Massa yang memadati GBK pun meninggalkan kawasan Senayan. Lalu lintas kendaraan di Senayan pun mengular.
(asy/gah)











































