"Hari ini pasangan Mega-Prabowo dan JK-Wiranto mendatangi KPU memberikan hard warning untuk menyelesaikan permasalaan DPT. Jika tidak selesai kami akan melakukan langkah-langkah berikutnya," kata Penasihat Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Pramono Anung, di Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (4/7/2009).
Pram menyinggung 12 provinsi yang sampai sekarang masih bermasalah dengan DPT. Menurutnya KPU harus melakukan terobosan untuk mengatasi masalah ini. Misalnya pengeluaran Perpu yang membolehkan pemilih tak terdaftar memakai KTP untuk menggunakan hak pilihnya.
Saat ditanya apakah langkah-langkah berikutnya itu termasuk meminta penundaan pilpres, Pram tidak membantahnya. "Akan kami tentukan 2 hari ke depan," jawab Sekjen PDIP ini.
(sho/gah)











































