Hal ini dicetuskan dalam deklarasi bersama PD dan PKS di Berlin, Jerman, Jumat (3/7/2009) malam. Hadir Ketua Pusat Informasi dan Pelayanan PKS Jerman Surya Faisal Danuningrat, Wakil Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PD Muhammad Azhari, dan para simpatisan kedua parpol.
Menurut Faisal, hasil pemilu legislatif di Jerman dan di berbagai belahan dunia sudah didominasi antara PKS dan PD. Faisal optimistis kombinasi suara keduanya dalam pilpres nanti bisa memenangkan SBY-Boediono di Jerman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Azhari juga berkomentar mengenai tanggapan publik di luar negeri atas performa kampanye SBY-Boediono yang dinilai menurun. Yang terakhir adalah komentar Andi Mallaranggeng yang menyulut protes.
"Koalisi kita terlalu gemuk dan kita bergerak dalam waktu singkat. Namun kita sangat tanggap dengan berbagai masukan dari masyarakat. Tim kita yang dinilai mengganjal segera kita tarik dan revisi," ujar Azhari.
Menanggapi kritik soal Fox Indonesia yang dianggap eksklusif, Azhari mengatakan itu hanyalah masalah komunikasi. Caleg terpilih dari Dapil NAD II ini menambahkan ada pembagian fokus antara elit parpol koalisi pada kampanye dan konsentrasi massa koalisi di akar rumput yang kini fokus di TPS.
"Ini soal komunikasi saja saya kira. Tapi dengan kekuatan mitra koalisi, tidak mustahil kita bisa menang pemilu satu putaran," pungkas Azhari.
(fay/asy)











































