"Kalau SBY semalam menganggap itu iklan illegal, jadi siapa yang buat? Apakah setan yang buat,?" kata Wiranto dalam Kampanye Dialogis di Hotel Astro, Purwokerto, Jumat malam, (3/7/2009).
Lebih lanjut, dia menilai jika iklan tersebut takabur dan sombong. Seharusnya permasalahan satu atau dua putaran di serahkan ke masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai berkampanye di Purwokerto, Wiranto beserta rombongan meneruskan perjalanan kampanye ke Kebumen, Purworejo dan Solo. Rencananya, hari ini Wiranto akan kampanye di Surabaya dan ditutup dengan kampanye akbar di Malang bersama Jusuf Kalla.
"Yang terpenting jangan ada money politic. Gerakan Rakyat Anti Kecurangan (GERAK) harus bisa mengawal dan mencegahnya," pungkasnya.
(asp/mad)











































