Melalui Ketuanya Lukman Ladjoni, forum tersebut meminta agar Presiden SBY mencopot Andi sebagai juru bicaranya dan pengurus DPP Partai Demokrat.
"Kepada Presiden kami meminta mempurnatugaskan Andi," tegas Lukman kepada wartawan di Cafe Pinisi Jalan PerakΒ Barat 229, Surabaya, Jumat (3/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pernyataannya itu, Andi telah melecehkan dan melukai etnis tertentu. Pernyataan yang menyepelekan suku tertentu tersebut merupakan upaya memprovokasi untuk mencabik-cabik persatuan dan kesatuan Indonesia.
"Jangan dilihat dari sukunya, tapi lihatlah dari integritasnya, intelektualnya, dan pola pikirnya," tandas Lukman yang dikenal sebagai pengusaha di bidang transportasi laut ini.
Dengan pernyataan tersebut, imbuh Lukman, Andi sudah menimbulkan suasana yang tidak kondusif. Padahal saat ini situasi politik sudah kondusif dan aman.
Andi, kata dia, tidak tahu ada istiadat dengan melecehkan sukunya sendiri. Karena itu Forum Solidaritas Bhinneka Tunggal Ika menuntut pada Andi agar mencabut pernyataannya secara resmi, meminta maaf melalui media massa pada seluruh rakyat Indonesia.
"Kami beri waktu paling lambat 2 x 24 jam sebelum masa tenang. Jika tidak, kami akan melangkah ke jalur hukum," tegas pria yang berasal dari Sulawesi Selatan itu.
(fat/asy)











































