"Kalau sempat diucapkan seperti itu, sebaiknya Pak Andi segera menyampaikan permintaan maaf," kata Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6/2009).
Dikatakan dia, sebaiknya dalam berkampanye tidak memicu konflik soal SARA dan menaati peraturan yang berlaku.
"Harus dihindarkan apalagi diucapkan tim sukses. Akan membawa dampak negatif bagi capres yang diusungnya," ujar Ketua DPR ini.
Menurut dia, hal seperti ini merugikan Andi secara pribadi maupun secara politik. "Apalagi kalau sampai terjadi demonstrasi. Apabila nanti anarkis, pihak kepolisian harus bisa menilai seberapa jauh," kata Agung.
(aan/nrl)











































