SBY Dinilai Tak Etis, Ambil Manfaat Tanpa Tanggung Jawab

Tolak Iklan Pilpres 1 Putaran

SBY Dinilai Tak Etis, Ambil Manfaat Tanpa Tanggung Jawab

- detikNews
Jumat, 03 Jul 2009 10:53 WIB
SBY Dinilai Tak Etis, Ambil Manfaat Tanpa Tanggung Jawab
Jakarta - Pernyataan sanggahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengenai iklan pemilu satu putaran yang dibuat oleh tim suksesnya, Denny JA, dinilai sebagai tindakan tidak etis. SBY mendulang suara tanpa mempertanggungjawabkan caranya.

"SBY mengambil keuntungan secara tidak etis, mengambil manfaat tapi tidak
bertanggung jawab," ujar Pengamat Politik LIPI, Syamsudin Haris, dalam dialog yang digelar DPD RI di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (3/7/2009).

Menurut Haris, iklan tersebut jelas sepengetahuan SBY. Deny JA, katanya, sudah sering keluar masuk kediaman SBY di Cikeas.

"Deny JA kan sudah diundang ke Cikeas dan itu artinya tidak ilegal, atas
pengetahuan SBY," tutur Haris yang mengenakan batik merah ini.

Haris menyayangkan pernyataan SBY tersebut. Menurutnya, SBY tidak dapat
menguasai situasi saat JK menyerangnya.

"Statement SBY patut disayangkan, padahal kalau tidak menanggapi JK, lebih
aman. Dia terpancing. Saya kira SBY tidak ingin wacana berkembang," imbuh
pria berkumis ini.

Hal ini juga, menurut Haris, sebagai akibat kepercayaan diri SBY yang terlalu tinggi. Pengaruhhnya menjadikan SBY lebih reaktif.

"Kepercayaan diri yang berlebihan berdampak pada statement kontraproduktif,
berdampak pada berpindahnya pilihan SBY ke capres lain," pungkasnya.
(van/lrn)


Berita Terkait