"Malam ini 3 gol untuk JK terhadap lawannya. Pertama tendangan beliau mengenai iklan satu putaran yang tidak demokratis, kedua iklan itu dinilai ilegal, ketiga masalah Andi Malarangeng yang rasialis," ujar Juru Bicara Tim Sukses JK Wiranto Yuddy Chrisnandi kepada detikcom, Kamis (2/7/2009).
Yuddy menilai jawaban tiga capres mengenai substansi sudah sangat baik. Namun, masalah substansi materi dalam acara debat capres tidak terlalu penting dibandingkan jawaban-jawaban yang menghibur.
"Substansi tidak terlau penting tapi bagaimana jawaban capres menjawab yang baik dan menghibur. Kalau kita perhatikan acara yang ditonton 80 juta rakyat Indonesia ini tidak memperhatikan substansinya, tapi cara menjawab dan keterampilannya," kata Yuddy.
Menurut Yuddy, dalam debat tersebut JK sangat mengetahui apa yang diinginkan oleh pemirsa. JK juga mengikuti pendapat-pendapat yang ada di internet mengenai tidak terlalu diperhatikannya substansi dan bagaimana menyenangkan penonton sehingga terhibur.
"JK melakukannya dengan baik. Buktinya banyak tepuk tangan padahal dilarang, berarti JK menghibur," pungkasnya.
(mpr/rdf)











































