Menurut Peneliti Komunitas Pemberdayaan Masyarakat Jakarta (KPMJ) Timbul Siregar, 93% pemilih pemula menyatakan akan menggunakan hak pilihnya pada pilpres 8 Juli nanti, 6% tidak menggunakan hak pilihnya, 1% belum menentukan pilihan.
"Track record, figur dan sikap para kandidat mempengaruhi pemilih," ujar Siregar
dalam Diskusi "Mengukur Partisipasi Pemula Pada Pemilihan Presiden 2009," di JMC, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).
Faktor kredibilitas dan kapabilitas capres-cawapres menjadi faktor yang sangat besar mempengaruhi pemilih pemula sebesar 47%, program capres-cawapres 46%, mengikuti pilihan orang tua 6% dan hanya 2% karena faktor hubungan persaudaraan dengan tim kampanye.
Para pemilih pemula mengaku yakin dengan capres-cawapres sebesar 74%, 26% mengaku tidak yakin.
"Fakta ini menunjukan kalau pemilih memiliki keyakinan capres-cawapres
dapat melakukan perbaikan," katanya.
Hasil Survei ini, lanjut Siregar menunjukan adanya perkembangan positif terhadap pemilih pemula. Jumlah pemilih meningkat dibanding pemilu legislatif lalu. Pada pileg pemilih pemula 73% sedangkan 27% tidak memilih.
Survei dilakukan KPMJ pada Minggu pertama sampai Minggu ketiga bulan Juni 2009 dengan 500 responden di 5 wilayah DKI Jakarta masing-masing 100 responden di tiap wilayah dengan metode survei instrumen wawancara langsung.
(did/rdf)










































