Kubu Mega-Prabowo Desak KPU Segera Buka DPT

Kisruh DPT

Kubu Mega-Prabowo Desak KPU Segera Buka DPT

- detikNews
Kamis, 02 Jul 2009 16:18 WIB
Kubu Mega-Prabowo Desak KPU Segera Buka DPT
Jakarta - Tim kampanye nasional pasangan Mega-Prabowo mencatat masih ada masalah dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres 2009. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun diminta membuka DPT ke publik.

"DPT kualitasnya tidak lebih baik dari Pileg. Kami mengusulkan agar KPU
cepat berbenah diri dengan membuka DPT jangan menutupi harusĀ  didistribusikan hingga ketua-ketua RT," kata Sekretaris II Tim Kampanye Nasional Mega-Prabowo, Hasto Kristianto, saat jumpa pers di kantor Badan Pemenangan Presiden Megawati, Jalan Cik Di Tiro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).

Hasto menjelaskan, kenaikan jumlah pemilih pada Pilpres sebesar 5 juta
lebih harus kembali dilakukan pengecekan. Pihaknya mensinyalir adanya
manipulasi-manipulasi dalam penghitungan tersebut.

"Kontroversi akan tetap terjadi selama DPT masih belum terkuak dan
transparan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator IT dan Relasi KPU Timses Mega Prabowo, Arif Wibowo, mengatakan jika KPU tidak segera membuka DPT maka dikhawatirkan situasi politik semakin memanas.

Diprediksi masalah DPT pada Pileg kemarin akan berakhir lebih buruk pada
Pilpres kali ini.

"Kami khawatir adanya ketegangan sosial, kami sudah melihat gejala-gejala di tingkat daerah. Kita dalam situasi penuh keragu-raguan, situasi di mana tidak cukup memiliki kepercayaan yang tinggi untuk menyelenggarakan pemilu," papar dia.

Dengan demikian, lanjut Hasto, pihaknya akan menggalang dukungan agar KPU segera bisa mengumumkan kepada publik agar DPT bisa diakses publik.

"Langkah paling aktif adalah menyiapkan gerakan kerakyatan mendukung agar DPT menjadi dokumen terkuak," pungkasnya.

Sebelumnya, KPU telah menetapkan jumlah pemilih pada Pilpres sebanyak
176.395.015 orang. Dibanding DPT pada pileg yang berjumlah 171.265.442
jiwa pada Pilpres kali ini terjadi kenaikan sebesar 5.129.573 jiwa.

(ape/aan)


Berita Terkait