PDIP Nilai Pembangunan Ekonomi Pemerintahan SBY Tak Lulus

PDIP Nilai Pembangunan Ekonomi Pemerintahan SBY Tak Lulus

- detikNews
Kamis, 02 Jul 2009 14:45 WIB
PDIP Nilai Pembangunan Ekonomi Pemerintahan SBY Tak Lulus
Jakarta - Selama lima tahun ini kinerja pemerintahan SBY, khususnya di bidang pembangunan ekonomi dinilai belum memuaskan. Semua pembangunan masih jauh di bawah target sehingga layak diberi nilai D atau tidak lulus.

"Saya menilai kinerja pemerintahan SBY selama lima tahun nilainya masih D, masih kurang walaupun memang ada usaha. Kalau mahasiswa masih belajar, belum mencapai target, masih belum memuaskan," kata Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Emir Moeis dalam jumpa pers Evaluasi Kinerja Pemerintahan SBY diBidang Ekonomi di Marios Place Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).

Emir yang juga mantan dosen UI itu menyatakan bila sesorang mendapat nilai D, kemungkinan lulus masih bisa, tapi akan kesulitan dalam mencari pekerjaan. Begitu pula dengan kinerja pemerintahan SBY yang belum memenuhi target, seperti pembangunan jalan, pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja jauh dibawah target.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara keseluruhan, saya bilang, belum berhasil dan saya nilai D. Kalau makro saja, yang senang mungkin pasar modal, itu kan neolib," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Megawati Institute Arief Budimanta menambahkan, semua pihak mengapresiasi kinerja pemerintah dalam ekonomi makro naik, yang bisa menjaga stabilitas ekonomi makro, yang rata 2 6-7 persen. "Tapi sayang, tidak bisa diikuti sektor riil, seperti insfrastruktur yang semakin lama semakin buruk. Angka pengangguran yang tetap tinggi dan tidak menurun," tandasnya.

Arief mengatakan, dalam konteks ekonomi, pemerintahan SBY diberi nilai D dan F."Kalau nilai F itu sudah drop out, kalau pun ada D dan bisa diulang. Ekonomi makro dapat D atau C, kalau mikro dapat D, E dan F," ujarnya.

"Dalam Islam itu, pemimpin itu harus amanah. Janji-janji dan target itu harus tercapai. Kalau tidak tercapai berarti tidak lulus dan tidak ada kesempatan untuk mengulang," tegasnya.

Dalam hasil evalusi bidang ekonomi-kesejahteraan rakyat yang dilakukan pemerintahan SBY. DPP PDIP sendiri menilai target pertumbuhan ekonomi 7,6 persen tahun 2009 atau rata-rata tumbuh sebesar 6,6 persen per tahun tidak terpenuhi. Penurunan kemiskinan menjadi 8,2 persen juga tidak terpenuhi karena masih berada pada kisaran angka 14,15 persen atau 32,53 juta orang.

(zal/yid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads