"Template tunanetra lelangnya gagal, jadi penunjukan langsung, kan diatas 50 juta boleh dan tidak mungkin lelang lagi," kata Wakil Kepala Biro Logistik KPU, Boradi, saat ditemui wartawan di Gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2009).
Sedikitnya penawar, menurut Boradi, menjadi penyebabnya. Persyaratan tender mengharuskan banyak perusahaan peserta tender untuk dilakukan lelang.
"Gagal tender yang nawar kurang dari tiga," ujar Boradi.
Saat ini template tunanetra sudah selesai diproduksi dan sedang dalam tahap distribusi. Ditargetkan sehari sebelum pilpres, template sudah siap ditempat pemungutan suara.
"Yang ditunjuk akhirnya Percetakan Indo Nasional, sudah dikirim tapi sampainya belum. H-1 harus sudah sampai TPS," tegasnya. (van/lrn)











































