FPKS : Polling SMS Jalan Terus Sebelum Digugat

FPKS : Polling SMS Jalan Terus Sebelum Digugat

- detikNews
Rabu, 01 Jul 2009 18:29 WIB
Jakarta - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Mahfudz Siddik, mengajak semua kalangan berpikir positif terkait polling SMS yang dikeluhkan Prabowo karena selalu menampilkan SBY atau Boediono sebagai capres-cawapres dengan poin debat teringgi.

"Poling sms boleh, kecuali kalau dinilai merusak tahapan pemilu. Kalau ada gugatan dari pasangan yang dirugikan baru dihentikan," tutur Mahfudz, menenangkan.

Hal ini disampaikan Mahfudz di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan KPU, Bawaslu, dan Mendagri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menghentikan polling SMS, menurut Mahfudz, pihak Prabowo atau yang merasa dirugikan harus segera melaporkan keluhannya ke KPU. Kalau tidak, tentu saja menjadi sia-sia.

"Sepanjang tidak ada gugatan kepada KPU ya tidak apa-apa," ujar Mahfudz.

Mengenai lonjakan poin polling yang luar biasa cepat, menurut Mahfudz ini bukan hal aneh. Simpatisan yang antusias disebutnya ada di balik polling yang memanas sejak awal.

"Kalau ada yang banyak dari awal mungkin karena banyak simpatisannya. Berpikir positif sajalah," ujar Mahfudz.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads