PD Minta Iklan Capres dan Poling SMS Ditutup

PD Minta Iklan Capres dan Poling SMS Ditutup

- detikNews
Rabu, 01 Jul 2009 17:49 WIB
PD Minta Iklan Capres dan Poling SMS Ditutup
Jakarta - DPR meminta iklan capres dan poling SMS dalam debat capres ditutup. Adanya iklan SBY saat jeda dan tingginya poling SBY dinilai tidak baik dan terlalu memihak.

"Dalam hati saya senang kok setiap jeda iklan debat iklannya Pak SBY, tapi secara logis saya merasa kok tidak baik," tutur Anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ignatius Mulyono.

Hal ini disampaikan Mulyono dalam Rapat Dengar Pendapat Umum antara Komisi III DPR dengan stakeholder pemilu, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut politisi PD ini, hal ini akan mengakibatkan pandangan miring dari masyarakat, terlebih kubu pesaing. Mulyono meminta iklan capres dicabut dari debat capres.

"Nanti kami dikira meraup suara dengan cara tidak sehat. Kalaulah iklan jangan iklan capres, kan bisa iklan yang lain," ujar Mulyono.

Ketua DPP PD ini juga mengeluhkan pooling SMS yang menurutnya aneh. Pooling dirasa terlalu memihak karena debat belum dimulai saja hasilnya sudah terlihat SBY atau Boediono unggul.

"Juga soal pooling SMS, belum selesai debat kok sudah ada hasilnya, menurut saya kok tidak baik," keluh Mulyono.

"Kami memang diuntungkan tapi sebaiknya tidak usah karena belum dimulai saja sudah ketahuan hasilnya, bolehlah kalau seusai debat," tegasnya.

(van/yid)


Berita Terkait