"Sesi kedua pendalaman materi dihapus, langsung debat. Waktu debat menjadi lebih panjang, satu pertanyaan diklarifikasi langsung dalam debat. Ruang debat lebih panjang, pertanyaan dikurangi," ujar anggota KPU I Gusti Putu Artha di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2009).
Menurut Putu, setelah penyampaian visi misi para capres langsung dibawa dalam sesi debat. Pertanyaan pun dibuat semakin berbobot.
"Saya optimis dengan durasi debat yang ditambah, suasana menjadi lebih cair," tambahnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Politik UGM, Pratikno, yang akan menjadi moderator menyatakan siap memandu debat terakhir ini. Dia menilai, setelah tren dalam dua debat terakhir, antusiasme debat para capres semakin meningkat.
Selain itu publik pun ingin informasi yang lebih tajam bukan sekadar janji-janji. "Saya optimis debat besok akan lebih seru," pungkasnya.
Debat pamungkas capres ini akan digelar Kamis (2/7/2009) di Balai Sarbini, Jakarta. Debat terakhir ini mengusung tema NKRI dan otonomi daerah.
(rdf/nrl)











































