KPU Mengaku Lalai Melakukan Kontrol

Kasus Spanduk Bermasalah

KPU Mengaku Lalai Melakukan Kontrol

- detikNews
Selasa, 30 Jun 2009 18:15 WIB
KPU Mengaku Lalai Melakukan Kontrol
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku pihaknya lalai dalam kasus spanduk sosialisasi pilpres. Namun yang pasti tidak ada unsur kesengajaan atau keberpihakan unsur KPU terhadap salah satu pasangan kontestan Pilpres 2009.

Demikian tutur anggota KPU Endang Sulastri usai bertemua dengan Bawaslu untuk mengklarifikasi kasus spanduk yang mencontreng pasangan yang berada di posisi tengah. Pertemuan berlangsung di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (30/6/2009).

"Mungkin ada kurang kontrol, kita bisa belajar dari kasus ini," ujar dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pimpinan KPU sedari awal sadar bahwa desain sosialisasi sangat sensitif dan berpotensi menjadi masalah. Maka jajaran sekretariat KPU yang menangangi proses pracetak dan pihak percetakan yang ditunjuk sebagai pelaksana proyek, diminta untuk berhati-hati.

Di dalam rancangan yang KPU buat, spanduk sosialisasi itu terdiri dari 3 bagian yang di tiap pasangan kontestan ada tanda pencotrengan. Tanda contreng untuk pasangan nomor urut 1 ada pada nomor urutnya, pasangan nomor dua ada di gambar siluet dan pasangan nomor 3 di bagian nama konstestan.

Merujuk temuan di lapangan, maka masalah timbul bukan dari proses desain dan percetakan. Melainkan pada proses distribusi yang tidak merata atas spanduk sosialisasi cara pencontrengan yang totalnya berjumlah 3.300 lembar itu ke seluruh penjuru Indonesia.

"Jadi tidak semuanya bermasalah. Tapi kita belum tahu berapa yang salah dan berapa yang tidak," imbuh Endang.

Menanggapi penjelasan ini, Bawaslu akan segera menindaklajutinya. Kepala bagian perlengkapan KPU dan pihak dari PT Taruna Grafika selaku perusahaan percetakan akan mereka mintai keterangan.

"Mereka bersedia datang ke mari pukul 11.30 besok (1/7)," ujar anggota Bawaslu, Wirdyaningsih.

(lh/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads