"Saya lihat ada bendera PAN hadir di sini. Padahal resminya PAN itu ikut sebelah sana (SBY-Boediono-red). Tapi yang ikut sebelah sana hanya di bosnya saja. Pendukung dan hati kadernya ada di sebelah sini," kata Prabowo dalam sambutannya di GBK, Senayan, Selasa (30/6/2009) yang disambut tepuk tangan meriah massanya.
"Saya lihat juga bendera Ka'bah, ada FPPP. Terima kasih kepada semua organisasi yang hadir. Bendera PDS yang bos-bosnya ke sebelah sana, tapi rakyatnya ke sini, terima kasih," imbuhnya.
Prabowo mengajak semua rakyat Indonesia melakukan perubahan dengan memilih Megawati dan dirinya dalam pilpres mendatang. Karena pemerintahan yang ada saat ini dinilai gagal membawa kesejahteraan nyata bagi rakyat Indonesia.
"Mari kita bersama-sama menyelamatkan Indonesia. Jangan sampai Anda mau ditulis sebagai bangsa miskin abadi. Jangan mau jadi antek-antek neoliberal," paparnya berapi-api.
"Sekarang menjelang pemilu presiden semuanya pura-pura menjadi nasionalis. Padahal sebelumnya aset-aset bangsa dijual satu per satu. Jangan lupa tanggal 8 Juli kita selamatkan suara rakyat," ingat pria yang sering disebut "Soekarno kecil" ini.
(yid/nrl)











































