Panggung orasi Mega-Prabowo tampak megah sekalipun belum selesai sempurna. Ditemani rintik air hujan, puluhan pekerja nampak sedang menghias panggung. Sesekali terdengar suara "Dug...dug....demmm, tok tok tok," terasa seperti jin Bandung Bondowoso sedang membangun Candi Prambanan.
Berdasarkan pantauan detikcom, Senin (29/6/2009) sore, Panggung orasi Megawati tanpa atap, dihias serba merah, diapit dua tower sound system berbalut ilalang yang menjulang keatas hampir enam meter. Di kanan-kiri panggung berjejer 6 tenda putih bersih bergaya persia. Cahaya lampu sorot Gelora Bung Karno semakin memperindah panggung.
Dua balon udara besar bertulis "Pilih Nomo 1, Mega-Pro" berukuran 6x3 meter siap diterbangkan oleh Megawati dan Prabowo. Ikut terbang bersama balon udara, spanduk raksasa berukuran 8x4 meter bertulis "Mega-Pro", terikat kempis di sisi-sisi panggung.
Gelora Bung Karno terasa sangat ramai, mobil keluar masuk, orang lalu lalang, mereka berjuang memberikan kemegahan untuk pemimpin pujaan mereka, Megawati-Prabowo. (van/Rez)











































