"Tidak ada pembubaran. Yang ada hanya penjagaan di pinggir jalan oleh aparat Polresta Balikpapan," kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Andi Masmiyat ketika dihubungi detikcom, Minggu (28/06/2009).
Menurut Masmiyat, pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian masih terbilang wajar. Hal ini dilakukan karena SBY dijadwalkan menginap di Balikpapan usai melakukan kampanye tertutup di Gedung Dome, lokasi kampanye SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan dia, kewajaran dimaksud mengacu kepada pengamanan yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk Presiden maupun Wakil Presiden. Atas dasar itu, personel pengamanan melakukan penjagaan ketat pada ring 2 dan ring 3 yang dibantu aparat TNI.
"Kita jaga saja. Kebetulan kampanye dengan atraksi kesenian tradisional itu di jalan umum menuju lokasi kampanye SBY" ujar Masmiyat.
Terkait protes yang dilayangkan Panwaslu Kaltim, Masmiyat menilai hal tersebut wajar dilakukan Panwaslu yang memang tugasnys melakukan pengawasan jalannya prosesi pilpres. "Wajar saja. Itu domain dari tugas dan wewenang Panwas. Intinya, secara institusi, Polri harus netral dan tidak memihak siapapun dalam pilpres,"tutup Masmiyat.
(yid/iy)











































