"Tadi ramai, mereka (tim kampanye) menaiki perahu menyusuri Muara Angke menuju ke arah kali Ciliwung," kata Warman saat ditemui di kediamannya di Kampung Nelayan Kali Baru, Muara Angke, Jakarta, Minggu (28/6/2009).
Saat ditanyai tanggapannya mengenai pemilu presiden yang akan datang, warga asal Tegal, Jawa Tengah, ini mengaku dirinya tak berharap banyak pada pemilu. Kapan pelaksanaan pemilu pun tidak diketahuinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lain dengan Warman, Rini (43), justru banyak berharap pada pemilihan presiden tahun ini. Meski kurang antusias mengikuti kampanye yang diselenggarakan, Rini mengaku akan ikut memilih pada pemilu nanti.
"Semoga yang nanti terpilih, siapapun, bisa membawa kehidupan kami lebihΒ baik," ungkapnya.
Sebelumnya, Ekspedisi Maritim Laskar Hijau baru saja menyambangi kampung nelayan di Muara Angke. Lokasi ini menjadi sasaran kampanye mereka karena Muara Angke dikenal sebagai tempat pembuangan dari kali Ciliwung.
"Masyarakat diminta untuk peduli pada pelestarian lingkungan. Kita mulai dari Angke karena tempat ini paling kotor dan masyarakat di sana itu korban," kata Koordinator Laskar Hijau Zainul Munasichin.
Selain mensosialisasikan kebersihan lingkungan, Zainul mengaku kedatangannya juga sekaligus untuk mendulang suara maksimal dari para nelayan untuk pasangan SBY-Boediono.
"Kita terinspirasi dari semangat maritim nenek moyang. Kita minta mereka dukung SBY-Boediono," pungkasnya.
(nov/yid)











































