"Ini harus dibuktikan ke pengadilan. Biarlah kasusnya ditangani pengadilan secara transparan dan adil, dan kalau terbukti memang disuruh oleh Tim SBY-Boediono, maka tim SBY harus minta maaf," kata pengamat politik Alfan Alfian dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (28/6/2009).
Bila penyebar selebaran berbau SARA itu tim SBY-Boediono sendiri, SBY dinilai masih menerapkan cara-cara lama mencari simpati lewat kesan dizalimi. Teori itu tidak salah, tapi kalau disengaja maka merupakan hal yang tidak wajar. "Kalau disengaja itulah yang menjadi persoalan," kata Direktur The Akbar Tandjung Institute ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(iy/yid)











































