"Selama memimpin bangsa ini ini, sudah terbukti Susilo Bambang Yudhoyono terbukti konsen terhadap persoalan laut. Maka kita hari ini memilih laut dan sungai untuk melakukan aksi kampanye," kata Panglima Laskar Hijau Zainul Munasichin kepada wartawan saat upacara pelepasan Laskar Hijau di pantai Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (28/6/2009).
Menurut Zainul, Laskar Hijau merupakan kelompok masyarakat yang peduli dengan kelestarian lingkungan terutama masalah laut. Alasan mengambil lokasi Muara Angke didasarkan pada pertimbangan tempat ini merupakan tempat pembuangan sampah terkahir dan terbesar di Jakrata melalui sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain melakukan kegiatan sosial bersih-bersih sampah ini, Laskar hijau juga terlihat melakukan sosialissasi pilpres 8 juli mendatang. Warga diminta tidak lupa memberikan dukungannya kepada pasangan nomor urut 2.
"Kami mengaharapkan pada pilpres 8 Juli nanti bisa berlangsung satu putaran saja dan rakyat memilih SBY-Boediono. Dengan berlangsungnya pilpres satu putaran otomatis kita akan menghemat anggaran negara sebesar Rp 4 triliun," pungkasnya.
Acara ekspedisi maritim Angke-Ciliwung merupakan tema dari acara Laskar Hijau ini dimulai dari pantai Muara Angke terus memasuki sungai Ciliwung melalui hilirnya yakni kali Adem dan terus dilakukan secara bertahap hingga hulu sungai Ciliwung di kawasan Bogor, Jawa Barat.
Laskar Hijau merupakan organisasi sayap PKB yang dibentuk Dewan Koordinasi Nasional Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (DKN Garda Bangsa) yang bertujuan menyadarkan masyarakat dan kelompok pemuda tentang kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, termasuk keberlangsungan ekosistem perairan
Indonesia.
(nov/yid)











































